A new Chapter of Life

chapterofSeorang sahabat dekat, bercerita pada saya, ia akan memulai babak baru kehidupan akan segera dia mulai. Karena teman saya itu teman dekat dan baik selama ini, saya terkosentrasi mendengarkanya, mencerna dan memilah-milahkan satu persatu salam setiap ungkapan obrolan itu. Mmmm, akan kah dia meninggalkan babak yang lama? Ups, saya tak serta merta cepat mengambil kesimpulan atas semua yang satya dengar dan rasakan itu. Saya ingin jadi sahabat yang baik, mendengar dengan baik, dan bicara bila di minta saja.

Dengan meninggalkan babak yang lama, Sahabat saya sepertinya punya semangat baru dalam memulai setiap bagian baru dalam hidupnya. Cinta dan karir misalnya. Meski saya juga tak bisa pastikan semua itu. Benarkah apa yang ada dalam fikiran saya atau saya terlalu menduga..

Babak baru bukan sebuah rindu yang terlambat

Dalam beberapa kalai pembicaraan kami, tentu saja dalam bahasan yang sama, kami sepakat memberikan kesempatan untuk bicar panjang lebar hingga makna babak baru tersebut tidak sempit maknanya. Misal saja, kalau dulu saya susah menangis, babak baru sekarang adalah, gampang tersentuh dengan kondisi sekitar dan mulai bisa menangis, ketika kondisi itu tak terselesaikan. Kalau dulu saya pemarah, sekarang menjadi gampang senyum dan tak perlu marah-marah (karena saya menyadari marah-marah memang tak ada dalam kamus saya dan nenek moyang dipihak saya-red)

LALU?, menurut kami, babak baru ddari sudut seni hidu, seperti seperti angin yang menggugurkan dedaunan, jatuh dan berganti dengan dedaunan yang lain. Seperti ombak yang akan berpisah dengan lautan dan akan berjumpa dengan pantai.

KEMUDIAN??. Kehidupan pun berjalan demikian, seperti dedaunan yang berguguran dan ombak yang beriak. Sementara disisi lain, akan berrjalan bersama angin dan bertemu dengan pantai.

PADAHAL??? Sudah lama angin merasakan dahaga, bukan karena lelah, tetapi karena cinta mencintai mereka para dedaunan dan lautan yang maha luas. dan angin pun berkata ’sampai jumpa aku rindu kalian semua’

Demikiankah Babak baru itu?

Sejauh obrolan, begitu lama kami berbincang, apa makna baru itu. Menurut temanku yang lain, BABAK BARU adalah mencari makna dari perjalanan yang sebetulnya cukup singkat, setiap peristiwa yang menarik keluar asa dan rasa. Senyum, tangis, tawa itu juga bahagian baru dari sebuah babak hidup

Dalam obrolan itu, aku menangkap . Aku berusaha membuka tiap lembar memori ketika kamu nyata dihadapanku. Tak mudah mencarinya…hitungannya hanya belasan dan ini terselip diantara ratusan hari yang dihadirkan Tuhan.

Aku memejamkan mata, seolah membuka layar putih dibalik kelopak mata. Proyeksi itu kembali! Saat kamu mendengar semua ceriyta sahabatku, bagaimana dia membuka babak baru.

Bahkan, kan aku melihat jelas tetesan kecewa diantara bahagia yang dia rasakan. Adilkah babak baru hidupnya? Sayang, saat waktu kita sangat terbatas masih ada diam diantara ramainya sorakan hati? Detik ini dia menyesali, ketika ada ruang bertemu terkadang sejumput ingatan masa lalu mengganggu.

Babak Baru Syukur Hatiku

Aku sadar..di episode hidupku kali ini aku mengenal banyak sekali orang. Mulai dari yang baik sampai bajingan. Mulai dari yang jujur sampai semua hidupnya dalam kebohongan.. Sosok baru di hidupku, aku mengenal orang-orang muda yang berjuang membuat babak baru dalam hidupnya lebih berarti. Bagiku babak baru yang kurasa ini menyenangkan bahwa aku tak pernah sendiri.

*** menjalani hidup ini dengan baik dan cerdas memaknainya.
****Memualai babak baru dengan semangat dan keyakinan yang baru tentang hidup
***** juga mengan cara-cara yang bener dan halal

( thanks buat teman saya untuk inspirasi dan idenya)

Artikel

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Leave Comment

(required)

(required)