Sehatkah Organisasi Kita?

Di antara parameter yang dapat kita gunakan untuk mengukur keberhasilan sebuah lembaga apaapun, dalam menjalankan tugas-tugasnya, adalah kesehatan organisasi. Seperti juga terjadi pada manusia, kesehatan organisasi akan menentukan produktivitas dan efektivitas kerja .

Kesehatan manusia dapat diketahui dengan memeriksa apakah semua organ tubuh berfungsi dengan baik. Jika semua organ itu befungsi dengan sempurna, memenuhi standar-standar tertentu maka tubuh kita terasa sehat, bugar, dan karenanya aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan efektif dan produktif.

Brian Drive (2002), seorang ahli anatomi organisasi melakukan studi kesehatan organisasi  dengan melibatkan lebih dari 20.000 manajer di lebih dari 100 negara. Studi itu antara lain menyimpulkan bahwa organisasi yang sehat pada umumya memiliki struktur yang rata dan ramping, di dalamnya terjadi komunikasi yang efektif, keputusan diambil dengan cepat, dekat dengan konstituen, inovatif, dan di dalamnya penuh dengan pribadi-pribadi yang memiliki motivasi tinggi untuk berprestasi.

Studi Brian juga mengidentifikasi sejumlah indikator yang menunjukkan TIDAK SEHAT nya suatu organisasi, sebagai berikut:

Kita semua adalah Manajer dan Pemimpin pada berbagai tingkatan, di lingkungannya masing-masing.  Sebagai Manajer kita memiliki tugas dan tanggung jawab untuk terus menjaga kesehatan organisasi agar senantiasa produktif dan efektif.  Jika di lingkungan kita mulai terlihat gejala-gejala sebagaimana disebutkan di atas, WASPADALAH!!. Setiap kita adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintakan pertanggungjawaban.

Artikel

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

6 Responses to “Sehatkah Organisasi Kita?”

Leave Comment

(required)

(required)